Kenapa Alokasi sebuah Prefix /64 IPv6 itu tidak boros dan perlu?

Kenapa Alokasi sebuah Prefix /64 IPv6 itu tidak boros dan perlu?
User Rating: 5 (1 votes)

Kenapa Alokasi sebuah subnet prefix /64 IPv6 itu tidak boros dan perlu? berikut penjelasannya

Kesederhanaan

Satu masalah terbesar untuk adopsi IPv6 adalah kompleksitas yang dirasakan. Oleh karena itu, untuk membantu orang bermigrasi ke IPv6 maka penting untuk membuatnya sesederhana mungkin. Ini termasuk hal yang harus dilakukan oleh Internet Service Provider (ISP) terutama bagi pengguna rumahan yang tidak ingin belajar apa-apa. Oleh karena itu, untuk membuat migrasi yang sederhana, subnet mask yang konsisten membuat adopsi menjadi lebih mudah.

Route Summarisation

Kemampuan perangkat jaringan untuk menghandle tabel routing IPv6 mungkin terbatas. Misalnya, meskipun beberapa router menyatakan dukungan untuk IPv6, mereka mungkin melakukannya hanya secara software saja, dan untuk jumlah route yang terbatas. IPv6 route  mengkonsumsi empat kali memori lebih dari IPv4 route & mungkin saja kita belum akan mengupgrade router. Oleh karena itu penggunaan prefix / 64 membuatnya menjadi lebih baik karena dengan summarisation lebih dipahami serta lebih mudah untuk menyebarkan summarisation.

breaking IPv6

Sederhananya, penggunaan prefix kurang dari / 64 akan menghentikan banyak fitur dari IPv6 dan akan memerlukan pekerjaan manual untuk menyelesaikan, yang paling tidak nyaman dari Neighbour Discovery dan akan membutuhkan konfigurasi manual neighbor (seperti Inverse ARP dari IPv4)  kecuali perangkat jaringan memiliki fitur untuk sebaliknya .

Berikut ini diambil dari RFC 5375 –
IPv6 Unicast Address Assignment consideration

Menggunakan prefix subnet lebih panjang dari / 64 maakan menghentikan banyak fitur dari IPv6, antara lain Neighbor Discovery (ND), Secure Neighborship Discovery (SEND) [RFC3971 ], privacy extensions [ RFC4941 ], part of Mobile IPv6 [ RFC4866 ], PIM-SM with Embedded-RP [ RFC3956], dan SHIM6 [ SHIM6 ]. Sejumlah fitur lain yang saat ini dalam pengembangan, atau sedang diusulkan, juga mengandalkan prefix subnet / 64.

Namun demikian, banyaknya implementasi IPv6 tidak menghalangi administrator untuk mengkonfigurasi prefix subnet lebih pendek atau lebih panjang dari 64 bit. namun ,menggunakan subnet prefiks lebih pendek dari / 64 akan sangat jarang digunakan; lihat Lampiran B.1 untuk pembahasan.

Beberapa administrator jaringan telah menggunakan prefiks lebih dari / 64 untuk link yang menghubungkan antar router, biasanya hanya dua router pada link point-to-point. Pada link di mana semua alamat dikonfigurasi manual, dan semua node pada link adalah router (bukan host) yang diketahui semuanya oleh administrator jaringan.

Dan lampiran B1:

B.1. Pertimbangan untuk Subnet Prefix Lebih pendek dari / 64

Alokasi prefix lebih pendek dari  64 bit untuk node atau interface dianggap praktik buruk. Satu pengecualian untuk pernyataan ini adalah ketika menggunakan teknologi 6to4 yang mana prefix / 16 digunakan untuk pseudo-interface [RFC3056]. Subnet prefix terpendek yang secara teoritis dapat ditugaskan untuk sebuah interface atau node dibatasi oleh ukuran network prefix yang dialokasikan untuk organisasi.

Sebuah alasan yang mungkin untuk memilih prefix subnet untuk sebuah interface lebih pendek dari / 64 adalah bahwa hal itu akan memungkinkan lebih banyak node harus terpasang ke interface yang dibandingkan dengan panjang yang ditentukan pada 64 bit (Tapi masa’ iya sih? /64 itu saja sudah sebanyak 18,446,744,073,709,551,616 .. hehehe). Selanjutnya, bit ketujuh dari kiri, atau bit universal / local (U / L), yang kalau nilai 0 berarti adalah alamat local sedangkan kalau bernilai 1 maka merupakan global (EUI-64) tidak dapat digunakan jika menggunakan Prefix kurang dari /64.

lebih lanjut bisa di baca di Sini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>